Fokus Pengembangan Teknologi Roket

Berita



COFFE MORNING TRIWULAN II PUSTEKROKET
Penulis Berita : • Fotografer : • 02 Jun 2016 • Dibaca : 33278 x ,

Kamis, 2 juni 2016 pukul 10.00 Wib bertempat di gedung terpadu lantai 3, Kapus Tek Roket  Drs Sutrisno, MSi mengundang seluruh pegawai baik PNS maupun outsourcing utk mengikuti acara coffe morning. Acara ini juga dihadiri oleh Kabag Administrasi Ir Saeri, MSi , Kabid Program dan Fasilitas DR Heru Supriyatno, Kabid Diseminasi Lilis Mariani, MEng  beserta tamu undangan dari Biro SDM, Organisasi dan Hukum dari kantor Pusat.
Absen kehadiran pegawai dan SKP merupakan agenda pertama dilanjutkan dengan menyegarkan ingatan kembali mengenai PP no 10 tahun 1983 tentang izin perkawinan dan perceraian bagi PNS,  dan PP no. 45 tahun 1990 tentang perubahan atas PP no. 10 tahun 1983 , serta PP no.53 tahun 2010 tentang disiplin PNS oleh tim dari Biro SDM, Organisasi dan SDM Lapan. Arahan dari Kapus mengenai absensi kehadiran dan SKP menjadi barometer dalam kinerja pegawai. Untuk SKP mulai tahun ini akan dievaluasi per 3 bulan.
Ka Biro SDM dan ORKUM Ibu Anik Sriparyanti, SH menjelaskan PP no. 10 tahun 1983 jo PP no. 45 tahun 1990 tentang izin perkawinan dan perceraian bagi PNS. Sanksi pelanggarannya yang merupakan  pelanggaran disiplin berat yang terdapat di PP No. 53 tahun 2010 tentang Disiplin Pegawai Negeri Sipil.  PNS boleh beristeri lebih dari satu dengan izin dari pejabat yang berwenang sesuai persyaratan yang diatur dalam PP no. 10/1983 jo PP no. 45/1990. PNS wanita tak boleh jadi isteri kedua/ketiga/keempat, semula di PP 10/1983 masih bisa dengan ijin pejabat  namun pengecualian ini sudah dicabut PP 45/1990, dan bagi PNS wanita yang melanggar akan diberhentikan dengan tidak hormat sesuai ketentuan  PP no. 45 tahun 1990 pasal 15.
Tim Biro SDM dan ORKUM Triyadi, Sos dan Rio Yudhianto, S Kom dalam penjelasannya : berdasarkan PP no. 53/2010 tentang disiplin PNS dan Peraturan Kepala Badan Kepegawaian Negara Nomor 21 Tahun 2010 tentang ketentuan Pelaksannan PP no.53/2010 : segala bentuk pelanggaran disiplim pegawai harus ditindak lanjuti sesuai dengan aturan disiplin pegawai, mulai dari hukuman disiplin tingkat ringan , sedang dan berat, sesuai prosedur yang berlaku. Dalam upaya peningkatan disiplin pegawai ketentuan izin tidak masuk kerja diatur sebagai berikut: izin berulang-ulang lebih dari 3 kali dalam waktu satu bulan diperhitungkan secara akumulatif dalam hak cuti tahunan. Apabila hak cuti tahunan telah habis, izin harus dibatasi atau dianggap sebagai tidak masuk kerja tanpa alasan yang sah. Hukum disiplin diberlakukan untuk izin berulang-ulang melebihi hak cuti tahunan.
Dalam sesi diskusi ada pertanyaan mengenai reward bagi pegawai yg kontribusinya melebihi target dan hadir terus tanpa ada izin.  Tunjangan kinerja, gaji ke 13 dan 14 merupakan jawabannya. Dan untuk outsourcing sejak tahun lalu menerima gaji ke 13. Ada berita gembira bagi para outsourcing bahwa mereka mendapat hak cuti yang sama dengan PNS, dan untuk uang makan masih direcanakan akan mulai dianggarkan. Ada juga beberapa pertanyaan yang berhubungan dengan jabatan umum dan jabatan fungsional serta masalah kenaikan pangkat/golongan.
Di penghujung acara Kapus berharap para pegawai Pustekroket baik PNS maupun outsourcing lebih meningkatkan kinerja serta mematuhi aturan2 yang sudah ditetapkan yang agar tercapai Program Pustekroket tahun 2016 ini, dan ditutup pukul 1.30  wib dengan santap siang bersama.








Related Posts
No Related posts
Kontak kami :
Pusat Teknologi Roket

Jl. Raya Lapan No. 2 Mekarsari, Rumpin
Bogor 16350, Jawa Barat
Telp. (021) 70952065
Fax. (021) 7095206



Flag Counter
 

© 2019 | Pusat Teknologi Roket | Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional | LAPAN