Fokus Pengembangan Teknologi Roket

Berita



Kolokium Seri #3 Pustekroket: Diskusi Seru Komposite Hybride, Navigasi hingga Antioksidan
Penulis Berita : Eggi • Fotografer : Eggi • 07 Aug 2020 • Dibaca : 2148 x ,

Serial kolokium online kembali diadakan oleh Pusat Teknologi Roket (Pustekroket) LAPAN pada 7 Agustus 2020. Kali ini seri ke-3 diikuti sebanyak 52 peneliti dan perekayasa , serta  menampilkan  3 peneliti yang telah  menyelesaikan jenjang pendidikan S2,  Mohammad Baiquni, Bagus Wicaksono dan Dwi setyaningsih.. Kolokium kali ini dipandu  ahli peneliti Utama , Dr. Kendra hartaya.

 Sebagai pembicara pertama, Mohammad Baiquni mempresentasikan hasil penelitiannya denga judul “Thermal and mechanical properties of Hybrid organoclay/rockwool fibre reinforced epoxy composites”.

Riset mengenai sifat thermal dan mekanik dari komposite hybrid yang fillernya berasal dari organoclay dan serat rockwool dengan penggunaan epoxy resin sebagai matrixnya

Riset tersebut menggunakan metode hand-layup, menghasilkan 2 spesimen yang kemudian di analisa karakteristik materialnya. Alternatif penerapan dari riset ini yaitu menjadikan penggunaan rockwool sebagai pelapis kedua setelah karbon (sebagai inhibitor) di nosecone.

Penelitian mengenai ini dapat dikembangkan kembali dengan variasi/kondisi/bahan/spesimen yang berbeda, dan diperlukann riset lebih lanjut agar bisa diterapkan pada komposite yang ada di Pusat Teknologi Roket.

Selanjutnya pembicara ke dua, Bagus Wicaksono dengan judul makalahnya “Evaluasi kinerja metode navigasi proporsional pada peluru kendali untuk pengejaran target”.

Latar belakang riset tersebut lebih mengarah kearah pertahanan karena untuk mengejar target yang bergerak, tujuan dari riset tersebut adalah untuk memodelkan pengejaran target bergerak oleh peluru kendali menggunakan metode navigasi proporsional (point of mass) dimana target dan peluru kendalinya diasumsikan belum ada permodelan matematikannya.dan mengarahkan peluru kendali mengejar target bergerak dengan asumsi ada gangguan eksternal pada masing-masing axis.

Dibuat 2 skenario untuk pengejaran target dengan metode navigasi proporsional:

  1. Bila diterapkan di Pustekroket, program harus ditambahkan dengan menggunakan permodelan six degree of freedom bukan point of mass karena akan sangat berbeda respon dari point of mass dan six degree of freedom.
  2. Untuk bahan penelitian selanjutnya, bisa ditambahkan parameter mengenai Hukum kekekalan momentum, karena pada realitanya velocity roket dipengaruhi oleh Hukum kekekalan momentum.

Pembicara ke tiga, Dwi Setyaningsih tampil membawakan hasil risetnya dengan judul “Pengaruh Antioksidan pada Aging Properties Propelan Padat Komposit Berbasis Polibutadiena”.

Dilakukannya riset tersebut karena pada penyimpanan propelan tidak ada pembatasan umur dari propelan dan standarisasi dari propelan, sehingga terjadi perubahan-perubahan suhu, reaksi dll yang mengakibatkan perubahan karakteristik dari tiap propelannya.

Acara diakhiri dengan diskusi dan tanya jawab serta saran untuk kelanjutan hasil-hasil penelitian ini. Ke depan diharapkan kegiatan ini terus berlanjut dengan menghadirkan topik-topik penelitan lainnya yang relevan dengan pengembangan teknologi roket di Indonesia.

#BanggaRoketIndonesia


Your Comments
No Comments Results.
Comment Form












Please retype the characters from the image below :


Reload the CAPTCHA codeSpeak the CAPTCHA code
 








Related Posts
No Related posts
Kontak kami :
Pusat Teknologi Roket

Jl. Raya Lapan No. 2 Mekarsari, Rumpin
Bogor 16350, Jawa Barat
Telp. (021) 70952065
Fax. (021) 7095206



Flag Counter
 

© 2019 | Pusat Teknologi Roket | Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional | LAPAN