Pengujian Intergasi RSX-100 Oleh Pustekroket dan Pusat Sains dan Teknologi Atsmosfer
By admin, 16 Jul 2014
Pada tanggal 25 dan 26 Juni 2014 tim PSTA melakukan kunjungan ke Pustekroket Tarogong untuk melakukan pengujian terhadap Roket Sonda RSX-100. Dari Tim PSTA diwakili oleh Asif Awaludin, MT dan Rachmat Sunarya, ST. Sedangkan dari Tim Pustekroket diwakili oleh Ing, Bambang Sapto Wibowo, Endro Artono, MT dan Khusnul, ST.

RSX-100 terdiri dari 5 bagian yaitu nosecone, muatan atmosfer, sistem separasi, muatan kendali, dan motor roket. Roket berdiameter 110 mm ini memiliki misi utama untuk mengetahui kondisi atmosfer bumi. Pada bagian muatan atmosfer, tabung berisi sensor temperatur dan sensor kelembaban. Pada periode sebelumya PSTA menggunakan balon udara bermuatan sensor untuk mengetahui kondisi atmosfer bumi, kali ini digunakan roket agar dapat mencapai ketinggian yang dibutuhkan.

Dalam pengujian kali ini bertujuan untuk mengetahui kemampuan dari sistem separasi untuk melepas muatan atmosfer. Pada bagian sistem telemetri dilakukan pengecekan untuk menghindari gangguan sinyal antar kedua muatan. Pengembangan RSX-100 ini juga ditujukan untuk pengujian GPS jenis baru dan antenna jenis blade.

Setelah roket diluncurkan, pada waktu yang telah ditentukan terjadi separasi sehingga parasut yang membawa muatan atmosfer akan mengembang.

Hasil pengujian darat RSX-100 menunjukkan bahwa sistem separasi berbasis timer berhasil dilakukan, tidak terjadi gangguan pada saat kedua muatan melakukan transmisi data, semua sensor dan GPS penerima bekerja dengan baik. Untuk selanjutnya roket RSX-100 akan diluncurkan di Stasiun Uji Terbang Pameungpeuk, Garut.